Jaya Suprana
Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Terima Kasih, Bang Heru!

Kompas.com - 16/11/2022, 05:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.COM 9 November 2022, memberitakan Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menargetkan akan menggarap normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 4,8 kilometer selama dia memimpin Ibu Kota.

Dia menegaskan, jajarannya sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mempermudah pengerjaan proyek normalisasi sungai.

Langkah pertama adalah dengan menganggarkan dana sebesar Rp 700 miliar dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2023.

Dana itu akan digunakan untuk pembebasan lahan di empat kelurahan:

  1. Cililitan, Jakarta Timur, seluas 0,8 hektar
  2. Rawajati, Jakarta Selatan, seluas 1,5 hektar
  3. Cawang, Jakarta Timur, seluas 2,25 hektar
  4. Kampung Melayu, Jakarta Timur seluas 1,9 hektar

Setelah menyimak pemberitaan tersebut, sanubari saya berbunga-bunga penuh harapan bahwa Pejabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hatono dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur demi menanggulangi banjir tidak akan melakukan penggusuran terhadap warga miskin berkat sudah tersedia RAPBD Rp 700 miliar untuk memberikan ganti untung bagi rakyat miskin (Nama beliau cukup panjang, maka mohon ijin untuk selanjutnya saya singkat menjadi panggilan akrab khas Betawi seperti Bang Ali dan Bang Yos, yaitu Bang Heru).

Pada hakikatnya yang akan dilakukan Bang Heru sepenuhnya selaras dan sesuai agenda pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati para negara anggota PBB termasuk Indonesia sebagai pedoman pembangunan planet bumi abad XXI tanpa merusak alam dan tanpa menyengsarakan manusia.

Dengan pedoman agenda pembangunan berkelanjutan terjamin pembangunan infrastruktur pasti mampu diselenggarakan tanpa menggusur rakyat secara sempurna melanggar hukum.

Jika mau pasti mampu apalagi sudah disediakan dana APBN Rp 700 miliar. Jika tidak mampu berarti sekadar tidak mau.

Kebetulan saya kenal Bang Heru sebagai seorang pejabat tinggi Pancasilais sejati senantiasa berpihak ke wong cilik dengan berpegang teguh pada sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Bang Heru juga cukup lama mendampingi Presiden Jokowi sebagai Kepala Sekretariat Kepresidenan, maka pasti sadar bahwa memang pembangunan infrastruktur merupakan primadona Nawa Cita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.